Category Archives: Solitude

Surat Buat Waktu

Sapardi Djoko Damono dalam salah satu puisinya pernah berkata tentangmu, hai Waktu…

Yang fana adalah waktu. Kita abadi:
memungut detik demi detik, merangkainya seperti bunga
sampai pada suatu hari
kita lupa untuk apa.
“Tapi, yang fana adalah waktu, bukan?”
tanyamu.
Kita abadi.

Continue reading Surat Buat Waktu

Advertisements

Tahukah Kamu….

Rindu selalu datang tanpa permisi. Dia tiba lalu mengetuk pintu jiwa. Terus dan terus. Adakalanya dia pergi untuk beberapa saat, namun dia pasti kembali. Kita tak pernah bisa mengelak darinya. Entah dari mana kekuatannya berasal, tapi rindu selalu mampu membuat dirinya didengar. Kita bisa saja mencoba untuk menepisnya, tapi sebenarnya kita tak pernah luput memikirkan dan merasakannya…

Continue reading Tahukah Kamu….

Untuk Cahaya di Langitku

Hari tanpamu adalah di mana aku melakukan kontemplasi dan berpikir. Merasakan adamu dalam ketiadaanmu. Kamu seperti cahaya di langitku yang kelabu. Kamu membuat sudut-sudut langitku kadang terang benderang, kadang juga redup. Adakalanya juga kamu menghilang dan membiarkan langitku gulita untuk beberapa saat. Tapi kamu selalu kembali meski hanya sekejap…

Continue reading Untuk Cahaya di Langitku

Bising

035c6d27b351fed5fbb33506fca54fa0

Rongga kepalaku bising. Ada berbagai macam pikiran yang berlarian dengan liar di dalamnya sambil menjerit-jerit. Membuatku limbung dan terlempar keluar dari orbitku sendiri. Fire cracker, fire cracker. Shoot me up into your fractures. Sebuah mantra kecil menggema di sepanjang dinding, meresap masuk lewat semua celah dan ceruk yang terbuka. Mengisi setiap relung yang kosong. Bising.

Continue reading Bising