Category Archives: Mind Wave

Kepada Senja Yang Tak Berwarna

Kepada senja yang tak berwarna, aku menitipkan sebait rasa kecewa. Aku kecewa pada lembayung yang hingga hari ini tak kunjung datang untuk menari di langit. Aku kecewa kepada lembayung yang tega membiarkan langit begitu pucat. Mungkin lembayung sedang merajuk.

Lalu dari senja yang tak berwarna aku mendengar kabar bahwa lembayung sedang menanti hujan. Katanya dia ingin menari bersama hujan, padahal hujan tak pernah sudi berbagi langit dengannya. 

Berkalung Lara

e9429db6e116c20d174af23b5ba131b1

Dia berjalan perlahan di antara pecahan kaca yang berserakan. Kaki-kakinya yang telanjang terlihat berdarah namun wajahnya tak menunjukkan ekspresi rasa kesakitan. Bibirnya menyungging senyum kecil yang terasa sedikit dingin. Di pipinya terdapat dua jalur air mata yang mulai mengering. Lehernya terjerat lara, namun dia tetap berjalan tegak dengan dagu terangkat. Semua mata memandangnya, tapi pandangannya tertuju ke depan. Dia sama sekali tak menoleh ataupun bergeming ketika telinganya menangkap bisik-bisik dan cemoohan, bahkan hinaan yang terlontar di sela angin.

Continue reading Berkalung Lara