All posts by Morbid Angel

I am a walking paradox. I lead a multiple-life as a corporate whore, an activist and a woman living with HIV. I love butterfly, not only because it is a delicately beautiful creature that is full of vulnerability; but mainly because it is a symbol of transformation and hidden power - a living proof that something rather ugly, disgusting and poisonous can actually be transformed into the most beautiful creature. On top of that, its delicate and rather vulnerable wings can cause a tsunami on the other side of the world, famously called as The Butterfly Effect.

Untuk Cahaya di Langitku

Hari tanpamu adalah di mana aku melakukan kontemplasi dan berpikir. Merasakan adamu dalam ketiadaanmu. Kamu seperti cahaya di langitku yang kelabu. Kamu membuat sudut-sudut langitku kadang terang benderang, kadang juga redup. Adakalanya juga kamu menghilang dan membiarkan langitku gulita untuk beberapa saat. Tapi kamu selalu kembali meski hanya sekejap…

Continue reading Untuk Cahaya di Langitku

Senyap

Semesta hening. Hanya rongga kepalaku yang masih terus bising. Sekelilingku begitu senyap. Hanya rongga jiwaku yang bergejolak, mengaduk berbagai macam rasa yang melebur jadi satu. Aku mengedipkan mataku beberapa kali di depan cermin, sekedar untuk memeriksa apakah ada yang akan terjatuh dari situ. Tak ada. Padahal rongga jiwaku sudah basah sejak lama oleh tangis yang merembes lewat celah dan retakan yang ada. Tangis tanpa suara. Tangis tanpa air mata. Tangis yang tak pernah aku tahu apa penyebabnya.

Continue reading Senyap

Elang dan Kirana: Babak Baru

Kirana menebar pandangannya sambil berjalan keluar dari pintu kedatangan internasional. Dia mencari sosok yang menjemputnya. “Ra!!!” tiba-tiba sebuah suara memanggil. Kirana mencari sumber suara itu. Seorang laki-laki berbadan tinggi melambai penuh semangat. Seketika itu pula senyuman di wajah Kirana merekah lebar. “El!!!” panggilnya sambil bergegas berjalan mendekat. Keduanya saling berpelukan erat.

Continue reading Elang dan Kirana: Babak Baru