Kepada Senja Yang Tak Berwarna

Kepada senja yang tak berwarna, aku menitipkan sebait rasa kecewa. Aku kecewa pada lembayung yang hingga hari ini tak kunjung datang untuk menari di langit. Aku kecewa kepada lembayung yang tega membiarkan langit begitu pucat. Mungkin lembayung sedang merajuk.

Lalu dari senja yang tak berwarna aku mendengar kabar bahwa lembayung sedang menanti hujan. Katanya dia ingin menari bersama hujan, padahal hujan tak pernah sudi berbagi langit dengannya. 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s