Pada Pertengahan Musim Panas Itu

 

3184448abf18aa244ad9b17da1c2bb39

Ingatkah kamu kala itu? Pada pertengahan musim panas hampir satu dekade yang lalu itu, kamu menemukanku. Tapi kamu hanya berjalan melewatiku di tengah sibuknya jalanan Manhattan di kota New York. Aku? Tentu saja tak melihatmu. Kamu menemukanku. Kamu melihatku. Tapi kamu tak melakukan apa-apa. Kamu hanya membiarkan pandanganmu mengikuti ke mana aku pergi.

Pada pertengahan musim panas itu, kamu menemukanku tersesat di tengah keramaian Time Square. Bahkan di tengah lautan manusia seperti itu pun kamu bisa menemukanku. Aku? Tentu saja tak tahu kamu ada di sana. Terlalu banyak manusia. Tapi kamu terus mengawasiku dari kejauhan. Lengkah kita seiring tapi tak sejalan. Berdekatan tapi tak pernah bersinggungan. Aku tak pernah tahu matamu selalu mengikuti ke mana aku melangkah.

Aku berkelana ke negeri-negeri yang jauh, barangkali untuk mencarimu. Tapi aku tak pernah menemukanmu. Kamulah yang selalu menemukanku tanpa pernah aku tahu….

Kala itu, 12 Juni 2008, kamu menemukanku berjalan sendirian di belantara Manhattan, tapi kamu tak pernah menghampiriku….

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s