Pada Ketidakpastian

Akan tiba saatnya di mana menunggu adalah keniscayaan. Meski seringkali dalam ketidakpastian, namun menanti tetap menjadi sebuah kepastian. Pedihnya ironi seperti gula-gula kapas yang manis namun pahit ketika mencair di mulut; seperti permen manis yang asam bagian tengahnya.

Pada ketidakpastian aku menyandarkan jiwaku yang resah. Rebah bersama segala sesuatu yang tak menentu. Ada yang mengatakan, jika segala sesuatunya tak pasti, maka apapun bisa terjadi. Anything is possible. Jika segala sesuatunya tak pasti, maka akan selalu ada harapan bahwa mimpi bisa terwujud. Karena ketika segalanya tak pasti, semua pintu terbuka. Aku hanya harus rela menggelendot mesra pada ketidakpastian. Itu saja. Bisakah aku? Entah lah….

Pada ketidakpastian aku menyurukkan kepalaku, mencari kedamaian di antara wangi helai-helai rambutnya. Aku mencoba menikmati apapun yang akan terjadi. Tidak memilih. Karena ketika kita tidak memilih, segala sesuatunya menjadi mungkin. When we don’t choose, everything is possible. Hanya diam dalam dekap mesra ketidakpastian. Itu saja. Mampukah aku? Entah lah….

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s