Menelisik Kamu

Dari balik jendela dini hari ini aku menelisik dirimu. Kamu yang masih terlelap di antara pelukan, tak sadar akan kehadiranku di sisimu, karena aku merembes masuk melalui celah-celah jendela. Aku rebah di sisimu sambil mengawasi kamu yang masih terlelap. Aku mengusap wajahmu perlahan. Mengecup keningmu. Dahimu berkerut sedikit, namun sejenak kemudian kamu tampak kembali lelap.

Rindu adalah satu rasa yang selalu memenuhi rongga dadaku. Namun aku tak punya daya. Aku hanya bisa menyelinap masuk ketika kamu terlelap dan memuaskan hati memandang kamu yang tertidur. Mengusap wajahmu tanpa bisa kamu sadari. Mengecup kening dan bibirmu tanpa kamu bisa merasakannya.

Kadang aku marah kepadamu. Kamu sudah meracuni pikiranku. Membuat kepalaku penuh denganmu tanpa bisa menautkan jemariku dengan jemarimu. Kenapa kamu melakukan itu semua padaku? Apa maumu? Sekian lama aku baik-baik saja berjalan bersama angin dan menari bersama lembayung. Lalu tiba-tiba kamu melintas dan waktu seolah terhenti. Sekelilingku seketika mengabut, hanya kamu yang dapat aku lihat dengan jelas. Suara-suara di sekelilingku seketika menjadi senyap, hanya suara langkah kakimu yang terdengar di antara desir angin senja itu.

Kamu berjalan tanpa melihat sekelilingmu. Kamu selalu begitu. Kamu bahkan tak sadar aku ada di belakangmu. Aku bukanlah realitamu. Aku hanyalah bayangan yang tak pernah kamu sadari keberadaannya. Kamu selalu memenuhi rongga kepalaku, tapi kamu tak pernah memikirkan aku. Kamu adalah definisi racun dalam cinta, sementara aku adalah seseorang yang dengan rela menenggak cawan berisi racun itu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s