Sudah… 

Senja yang muram. Mendung begitu berat menggantung di langit. Ada jarak di antara setiap kata yang saling kita lontarkan. Muram. Semuram senja yang dipenuhi mendung. 

Baru kali ini kita berbincang dengan penuh ketenangan dan kepala dingin. Tanpa kemarahan, meski ada sedikit getir di sana-sini. Kenapa kita begitu tenang membicarakan tentang perpisahan? Mungkin ini pertanda cinta sudah mati. 

Sudah… Sudah cukup. Sudahi saja… 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s