Lelaki Angin dan Ratu Cahaya [Part 2: Pertanyaan]

“Memangnya kenapa kamu tidak pernah bisa memberi kepastian soal kepulanganmu, Bay?” tanya Rajni penuh selidik. “Karena memang tak ada yang bisa memastikan, Ra. Itu saja masalahnya.” Bayu menyambar dengan keras. Ah, Bayu… kenapa kamu harus selalu penuh dengan teka-teki begini? – Keluh Rajni dalam hatinya. “Oke. Apapun itu, tidak bisakah kamu berterus terang?” tanya perempuan itu lagi. Bayu menggeleng, “Tidak.” Jawabnya pendek. “Bahkan kepadaku sekalipun?” Rajni kembali bertanya dengan sedikit penekanan. Bayu mengalihkan pandangan matanya kepada perempuan itu. Rajni sedang menatapnya lurus-lurus. Sinar matanya tajam. Laki-laki itu diam sejenak, “Terutama kepadamu, Ratu Cahaya….” Ujarnya pelan sambil membalas tatapan mata perempuan itu tak kalah menusuknya. Rajni jengah, lalu membuang pandangannya ke arah lain.

Ratu Cahaya. Hanya Lelaki Angin itu yang selalu memanggilnya demikian. “Kamu ingat masa sekolah kita, Bay?” Rajni bertanya sambal tetap melayangkan pandangannya ke arah lain. “Tentu saja, Ra. Kenapa?” jawab Bayu sedikit heran. “Kamu selalu menjagaku kala itu. Kamu tidak pernah membiarkan siapa pun menyakitiku. Kamu selalu pasang badan untukku…” sambung Rajni pelan sambil menatap Bayu tajam. Laki-laki itu menghela nafas panjang. “Kamu masih ingat janjimu kepadaku ketika kita harus masuk ke universitas yang berbeda?” tanya perempuan itu lagi. Bayu mengangguk, “Ya. Aku berjanji padamu, apapun yang terjadi aku akan selalu ada untuk menjagamu.” Jawab laki-laki itu tak kalah pelan. Rajni tertawa getir, “Yaaah… kamu memang berjanji begitu, tapi kemudian kamu menghilang seperti angin…” ujarnya lagi dengan nada pahit. Bayu hanya diam.

“Pekerjaanku terlalu beresiko, Ra. Aku tidak berani mendekat padamu karena aku takut kamu akan terkena imbasnya.” Laki-laki itu mencoba menjelaskan. “Peduli setan, Bay!” sambar Rajni cepat. “Kamu akan selalu menemukan alasan sebagai pembenaran dari apa yang kamu lakukan!” dengusnya lagi. “Kita tidak pernah punya rahasia, Bay. Well, setidaknya yang aku tahu, kita tidak pernah punya rahasia… Tapi aku merasa kamu menutupi banyak hal dariku. Kenapa?” perempuan itu mencecar laki-laki yang duduk di hadapannya. “Aku tidak menutupi apapun darimu, Ra. Aku hanya belum menceritakan semuanya…” jawab Bayu. “Apa bedanya?” sanggah Rajni keras. “Jelas beda! Menutupi artinya aku tidak ingin kamu tahu. Belum menceritakan artinya aku merasa bahwa saatnya belum tepat untuk memberitahumu!” jawab laki-laki itu tak kalah kerasnya. “Ah, Bay! Kemarin, sekarang, besok atau 10 tahun lagi ‘kan sama saja! Akhirnya kamu akan bercerita juga!” sambar perempuan itu. “Nah! Kalau begitu. Tunggu saja!” Bayu berkilah. Sial! – Rajni membatin sendiri. Tak menyangka kata-katanya sendiri berbalik begitu rupa.

Untuk sejenak keduanya jatuh dalam hening. Masing-masing sibuk dengan pikirannya. Hening itu pekak memenuhi telinga Bayu dan Rajni. Perempuan itu bimbang. Ada sesuatu yang berkecamuk di dalam rongga kepalanya tentang Lelaki Angin itu. Sesuatu yang sudah lama ingin ditanyakannya namun dia tak pernah yakin akan mendapatkan jawaban. Perempuan itu lalu mengangkat wajahnya dan menatap laki-laki di hadapannya. “Bay…” panggilnya pelan. Laki-laki itu terlihat sedikit terkejut. Mungkin terbangun dari lamunannya, “Ya, Ra?” jawabnya. Mulut Rajni terbuka namun tak ada suara yang keluar. Untuk beberapa detik tenggorokannya terasa tercekat. “Tidak apa-apa… Pulang yuk! Sudah malam…” ujarnya berkilah. Bayu tersenyum, “Aku kira kamu masih betah di sini. Yuk!” jawabnya sambil tersenyum lebar. Rajni menyungging sebuah senyuman yang sedikit dipaksakan. Hatinya masih berperang antara akan bertanya atau tidak…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s