Rindu Yang Terbengkalai

Waktu merambat pelan di dinding kamarku. Setiap pergerakan memendam rindu untukmu. Setiap helai yang merambat membawa sebuah tanya dari jiwaku. Rindu kah juga kamu padaku? Jika aku tanyakan padamu, kamu pasti akan menjawab bahwa kamu pun rindu padaku sebagaimana aku rindu padamu. Hanya satu hal yang aku kian hari kian tak tahu lagi, apakah kamu memang benar-benar rindu ataukah itu hanya sebuah jawaban yang kamu lontarkan untuk meredakan gelisahku?

Rindu tergores seperti bait-bait puisi yang terlupakan. Bertumpuk di sudut berdebu ruang hati. Terbengkalai seolah tak bertuan dan tak ada yang sudi membacanya. Kamu adalah pemilik sejati dari gore-gore rindu itu. Tapi kamu sibuk dengan isi kepalamu yang serupa labirin. Kamu selalu sibuk berlarian mencari jalan keluar yang tak kunjung tampak. Aku dengan penantian tak berujung yang dipenuhi kegelisahan. Kamu dengan detik-detik yang penuh gemuruh dari berbagai hal yang bercampur jadi satu dalam keseharianmu. Aku dengan sepi dan kesendirianku saja. Sepi yang akhirnya menjadi teman baik. Kesendirian yang kian lama kian memberikan kehangatan yang hampa.

Rindu tertancap seperti batu-batu nisan di tanah pekuburan tua yang pahatannya sudah mulai mengabur dimakan cuaca. Terbengkalai di sela-sela ilalang yang tumbuh meninggi. Terdiam dalam kemuraman abadi. Terbungkus ironi karena muram akhirnya terasa begitu mendamaikan. Ironis karena terbengkalai akhirnya terlihat seperti sebuah jalan keluar yang menjauhkan dari kegaduhan. Muram akhirnya menjadi indah. Sepi jadi terasa menyenangkan. Kesendirian akhirnya terasa menentramkan. Hampa terasa hangat mengisi jiwa. Terbengkalai akhirnya justru terasa mendamaikan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s