Semua Akan Pergi Pada Waktunya

#PerkaraCinta

Cinta adalah materi serupa es batu. Ketika pertama kali kamu menyentuhnya, akan terasa dingin dan menyejukkan. Melenakan imajinasimu tentang hilangnya dahaga yang selama ini kamu rasakan. Pikiranmu akan berlarian dengan liar mengharap semua prahara mendingin karenanya.

Lalu kamu akan mulai ingin meletakkannya dalam genggamanmu. Dalihmu adalah menjaganya. Berapa lama kah kamu mampu menggenggamnya? Atau mungkin lebih tepatnya, berapa lama kah dia akan bertahan di dalam genggamanmu sebelum dia kemudian mencair? Tapi sambil mencair, es tersebut akan memberimu rasa pedih. Sakit menggigit yang merambat pada kulitmu. Mungkin kamu akan sedikit merasa tak nyaman. Lalu setelah itu datanglah kebas. Sakit yang berlebih itu akhirnya mematikan indera perasa pada kulitmu. Dan kamu akan melihat es itu sedikit demi sedikit mencair, airnya menetes dari sela jemari tanganmu, jatuh dan terserap tanah. Menghilang begitu saja.

Lalu apa yang tersisa? Hanya rasa sakit dan basahnya… Kamu pun tersadar bahwa semua akan pergi pada waktunya. Menghilang dan hanya meninggalkan sebentuk bekas, mungkin juga luka atau rasa sakit…

Apapun bekas yang ditinggalkan, semua akan pergi ketika waktunya tiba. Hanya ada kamu dengan dirimu dan rasa sakitmu saja…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s