Kamu Seperti…

Aku menatap cahaya matahari yang jatuh ke pangkuanku. Cahaya itu persis seperti kamu. Dekat, hangat tapi tak terjamah. Kita seperti ranting dan matahari. Saling menggapai namun tak bisa bersatu. Saling meraih tapi tak pernah bisa benar-benar dekat. Saling menatap namun tak pernah bisa saling mengecup.

Kamu seperti cahaya matahari. Menemaniku selalu, menghangatkan hariku, menerangiku tapi tak pernah bisa selalu ada bersamaku. Ada saatnya kamu bersinar begitu terang dan terik. Namun di kala yang lain, kamu tertutup awan dan kabut. Begitu samar dan jauh, meski aku tahu kamu ada.

Kamu seperti cahaya matahari yang jatuh di lembar-lembar buku yang terbuka. Sedikit menyilaukan mataku, tapi aku tak bisa membaca tanpamu. Sedikit menyakitkan, tapi aku membutuhkanmu.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s