Kamu Pikir Aku Tidak Cemburu?

IMG_1975.PNG

Matamu mengikuti gadis dengan rok mini yang berkeliling menawarkan rokok di taman itu. Lalu lagi…lagi… dan lagi. Ah, dasar laki-laki – begitu pikirku. “Perempuan adalah kelemahanku” tiba-tiba kamu berkata seperti tahu apa isi kepalaku. “Ya? Jadi begitu rupanya…” jawabku pura-pura acuh tak acuh. Kamu hanya tersenyum, “Tapi lihat dengan siapa aku sekarang ini…” kamu berkilah sambil mencolek pipiku. Ah, dasar laki-laki – begitu pikirku lagi.

Aku memang santai saja ketika melihat kamu seperti itu. Aku juga santai saja ketika melihat mereka yang mengomentari statusmu di media sosial bisa dikatakan 90% perempuan. Aku juga santai saja saat tahu bahwa hobby-mu memang merangkul perempuan-perempuan tertentu ketika sedang berjalan berdampingan. Aku juga tetap berusaha santai ketika kamu menceritakan banyak hal tentang banyak perempuan yang singgah dalam hidupmu. Aku harus tetap santai ketika kita berjauhan dan tahu bahwa kamu menghabiskan malam dengan perempuan yang sering mencurahkan isi hatinya padamu. Aku tetap bisa santai meskipun aku tahu kamu senang dijadikan tempat bersandar dan bercerita oleh mereka yang memerlukan bahu. Aku memang tetap terlihat santai meskipun tahu bahwa kelemahanmu adalah perempuan. Ya, aku harus tetap santai karena aku tidak punya pilihan lain…. karena kamu adalah laki-laki beribu bahu…

Tapi… apa kamu pikir aku tidak cemburu? Kamu pikir aku tidak merasa insecure?

Advertisements

One thought on “Kamu Pikir Aku Tidak Cemburu?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s